Gauthier18richter's website

Our website

20
Se
Panduan Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
20.09.2017 00:58


Ketika menyaksikan festival sepakbola di layar paras kita terkadang disajikan aksi tebak skor yang dilakukan para pakar. Walau memukau, saya tidak percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, tapi tentu bukan perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Berbeda dengan menebak siapa tim yang mau menang -- atau bahwa pertandingan bakal berakhir dengan seri. Mereka seperti itu reguler saja dijalani, walau saat akhirnya globe itu luncai sehingga pemimpin pun sering kali salah diprediksi. Kenapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini saya akan danai beberapa tips membuat dugaan yang tertentu. Bukan berarti saya tetap benar dalam memprediksi satu buah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran antisipasi yang pas tinggi: rata-rata 3 mulai 4 bayangan saya sesuai kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, beta memprediksi bakal terjadi All German kesimpulan di Perkongsian Champions. Di final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang menyesaki sebuah programa nonton bareng, saya menenung Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemenangan. Sebelum ini saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Final, saya memperkirakan Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan di sini adalah; dugaan bisa resmi bisa melenceng, tapi yang penting 1 buah prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka segmen keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak bisa diprediksi berdasar pada 100%, makin prediksi hal skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi menumpuk tajam.

Abdi ajak Kamu untuk menelaah beberapa dugaan terakhir saya guna menjabarkan beberapa sendi penting yang saya serius akan berguna bagi Dikau saat mengira memprediksi pertentangan.

Di antara antisipasi yang hamba sebut pada atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Meski pun demikian terdapat logika pada belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Perangkat masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media ganjil saya menerima kabar bahwa Ronaldo dan Mourinho pula tidak akur (berita mengenai hal berikut baru keluar di Nusantara beberapa saat lalu). Guna pelatih abdi paham betul arti kesentosaan tim di dalam dan di luar lapangan dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang selagi on fire, yang menciptakan saya keji memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat satu buah turnamen berlaku di mana pemain kudu terus bersama tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat pertentangan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen menjulang lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau kekuatan keseluruhan tim juga harus dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menjaga hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Tapi, saat menggunakan kacamata bertato objektivitas, kalian semua tepat setuju bahwa Belanda senggang di atas Indonesia. Lalu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia akan bermain maksimum gairah, sehingga akan dapat mereduksi pertikaian kualitas. dapatkan info selanjutnya Jadi, skor tipis atau raksasa bisa selalu diprediksi secara sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela 1 buah tim tatkala membuat bayangan. Kita larat selalu bertafakur tim tali jiwa kita unggul, tapi tatkala membuat dugaan tentu logika harus diutamakan di untuk fanatisme berkesinambungan.

Saya tersenyum saat menafsirkan di satu media peluang tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir kali. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berdasarkan fakta-fakta ini. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut menarik dan memang benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan fenomena yang lain adalah salah satu tiruan dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi limbung membuat satu prediksi pertandingan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan lalu bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang semarak saat melawan Bayern, besar yang lantas menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini jahat. Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik asal musim pula biar tidak dapat dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim sejak pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan renggangan kedua kru yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini selalu.

Karena bayangan saya kerap saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak meminta saya memprediksi berbagai pertandingan lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau abdi tolak secara alasan sedikit paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Kausa saya berikut senafas secara tips prediksi berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi data dan saran yang elok mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Bahwa bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil menjadi pakar tentang semua liga yang terselip. Akui pula.

Tips perkiraan 7: Kita juga tidak seharusnya menenung setiap festival. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjulang menurut Dikau 50-50. Jika sudah amat tahan muncul, hindari mengempa diri membuat prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan antisipasi anda bakal meningkat.

Sedang banyak pertimbangan lainnya yang bisa serta patut dipakai dalam membuat sebuah antisipasi yang terhormat. Karena keterbatasan tempat beta berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh realitas prediksi tersebut. Sebuah perkiraan yang terhormat, baik benar maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!