Gauthier18richter's website

Our website

27
Ap
Belajar Melakukan Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
27.04.2018 08:41


Saat menonton pertentangan sepakbola dalam layar paras kita acap disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para juru. Walau memukau, saya bukan percaya memotong skor merupakan sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Berbeda dengan menetak siapa kru yang bakal menang -- atau bahwa pertandingan dengan berakhir secara seri. Menetak seperti itu rutin saja dijalani, walau di dalam akhirnya bola itu tambun sehingga pemimpin pun kerap kali cela diprediksi. Mengapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini hamba akan danai beberapa trik membuat prediksi yang jitu. Bukan menandakan saya saja benar dalam memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran perkiraan yang semua tinggi: rata-rata 3 mulai 4 dugaan saya setara kenyataan.

2 bulan pra terjadi, abdi memprediksi bakal terjadi All German kesimpulan di Perhubungan Champions. Pada final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang memadati sebuah kalender nonton bareng, saya meneroka Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemenangan. Sebelum tersebut saya juga meyakini bahwa Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Terakhir, saya mengibaratkan Belanda hendak mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan disini adalah; bayangan bisa benar bisa khilaf, tapi yang penting satu prediksi mutlak harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sah maka tempat keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak bisa diprediksi secara 100%, malahan prediksi mengenai skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi mumbul tajam.

Saya ajak Engkau untuk mengkritik beberapa antisipasi terakhir abdi guna meriwayatkan beberapa pijakan penting yang saya yakin akan berguna bagi Engkau saat mengira memprediksi pertandingan.

Di antara prediksi yang beta sebut dalam atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar gawang Atletico]. Walau demikian terselip logika pada belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Prasarana masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media langka saya menerima kabar kalau Ronaldo & Mourinho pula tidak akur (berita hal hal itu baru terserondok di Indonesia beberapa saat lalu). Sebagai pelatih hamba paham sahih arti kesyahduan tim dalam dan di luar tempat dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang membuat saya berani memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat satu buah turnamen berlangsung di mana pemain harus terus rapi tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip perkiraan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat pertandingan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Saat pertandingan persatuan kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen tim lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau daya keseluruhan tim juga mesti dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menggulung hati nurani. Secara subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Namun, saat mengenakan kacamata bertato objektivitas, aku semua pasti setuju jika Belanda jauh di kepada Indonesia. Dulu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia mau bermain maksimum gairah, jadi akan sanggup mereduksi perlawanan kualitas. Oleh sebab itu, skor sedikit atau raksasa bisa selalu diprediksi secara sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu tim tatkala membuat perkiraan. Kita mahir selalu berharap tim tajuk mahkota kita unggul, tapi ketika membuat dugaan tentu logika harus diutamakan di kepada fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat menduga di 1 buah media tanda tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir periode. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund berdasar pada fakta-fakta ini. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan kadang benar memilikinya, namun gak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan fakta yang lain adalah salah satu kaca dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan gesit menjadi limbung membuat sebuah prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang impresif saat menggulung Bayern, besar yang kemudian menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? situs judi bola online Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik asal musim pula biar tidak dapat dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan renggangan kedua menjulang yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini sekadar.

Karena bayangan saya kadang kala saya tampilkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak meminta saya meneroka berbagai sayembara lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau hamba tolak beserta alasan sedikit paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Dalil saya berikut senafas secara tips dugaan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi data dan pengetahuan yang bagus mengenai menjulang atau perhubungan tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil jadi pakar tentang semua perhubungan yang tersedia. Akui aja.

Tips antisipasi 7: Aku juga tidak seharusnya meneka setiap pertandingan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua tim menurut Anda 50-50. Kalau sudah begitu tahan diri, hindari mengempa diri memproduksi prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan antisipasi anda mau meningkat.

Masih banyak suara miring lainnya yang bisa & patut digunakan dalam menciptakan sebuah perkiraan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat saya berhenti datang di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kesahan prediksi itu. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik betul maupun salah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Free homepage created with Beep.com website builder
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!